Keynote Speaker

Prof. Dr. Riri Fitri Sari

  • Profesor Teknik Komputer di Jurusan Teknik Elektro Universitas Indonesia
  • CIO/Head of Information System Development and Services, UI (2006-2014)
  • Chairperson of UI Green Metric Ranking of World Universities (since 2010)
  • Anggota Tugas Khusus Peningkatan Reputasi Akademik Perguruan Tinggi di Kemenristekdikti (sejak 2015)

KESIAPAN INDONESIA DALAM MEMANFAATKAN INTERNET OF THING PADA ERA INDUSTRI 4.0

Jaringan Internet of Things (IoT) meliputi berbagai rekayasa sistem kompleks yang akan membangun Kota pintar, Bangunan Pintar, Rumah Pintar, Sistem Kesehatan Pintar, Pabrik Pintar, Jaringan Transportasi Pintar, berbasis sistem fisikal cyber yang terus menerus dikembangkan dan semakin murah. Perkembangan teknologi akan menjadi katalis yang akan mendorong keseluruhan kemajuan infrastruktur untuk melayani pengguna di lokasinya masing masing. Revolusi Indonesia 4.0 yang berdasar sistem pintar memungkinkan penggunaan sensor dan masukan data langsung dari tiap orang baik secara disengaja atau tidak untuk menjadi sebuah data besar (Big Data) yang dapat dianalisa, diproses, dikontrol, dieksekusi, dan dimanfaatkan untuk memajukan peradaban dan meningkatkan kesejahteraan.

Implementasi IoT tergantung pada aplikasi dari perangkat keras, alokasi perilaku, evolusi teknologi dan keamanan sistem. Kesuksesan pemanfaatan IoT pada tahapan perkembangan industry 4.0 di Indonesia hanya dapat direalisasikan dengan pengembangan kemampuan sumber daya, baik sumberdaya manusia dan sumber daya alam, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan bersumber terbuka yang sekarang ini ada. Kemampuan adaptasi terhadap perubahan, dan kemampuan melakukan inovasi berbasis kreativitas berdasar kearifan local akan memungkinkan Indonesia untuk memanfaatkan perubahan gelombang peradaban dan mengatasi seluruh tantangan.

Penggunaan IoT dalam Revolusi Industri 4.0 di Indonesia diberbagai bidang: pertanian, industri, kesehatan, pertambangan, layanan masyarakat, infrastruktur dan bangunan, dan berbagai penggunaan teknologi canggih perlu menjadi program yang terinstitusionalisasi dengan baik dan dilakukan dengan penuh semangat oleh seluruh komponen bangsa. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang memutus tantangan yang diberikan oleh lokasi dan waktu, memungkinkan sumberdaya manusia Indonesia menjadi produktif dan dapat berkontribusi bagi perkembangan ekonomi bangsa. Perkembangan terkini memperlihatkan bahwa berbagai sistem yang terinspirasi oleh keteraturan yang telah terjadi di alam dan organisme, akan menjadi sumber pengembangan solusi baru bagi berbagai permasalahan yang dihadapi umat manusia. Optimisasi penggunaan sumberdaya akan memungkinkan Indonesia untuk menjadi pemuka dalam per\kembangan ekonomi global dalam 30 tahun mendatang.

SNTIKI-10 2018
SNTIKI-10 2018
Keynote Speaker

Assoc.Prof. Tole Sutikno, Ph.D

  • Kepala LPPI Universitas Ahmad Dahlan
  • Editor in Chief TELKOMNIKA Telecommunication Computing Electronics and Control
  • Editor Institute od Advanced Engineering and Science (IAES)
Keynote Speaker

Dr. Noor Azah Samsudin

  • Senior lecturer at Faculty of Computer Science and Information Technology UTHM
  • Expert in machine learning, data mining, and artificial intelligence applications

Aplikasi Internet of Things (IOT):
Tantangan dalam Industri 4.0

Revolusi Perindustrian Keempat (Industri 4.0) melibatkan teknologi automasi memberi tantangan baru terhadap berbagai sektor yang memerlukan kita melakukan perubahan seiring dengan transformasi digital itu untuk tetap berdaya saing. Harus kita faham bahwa Industri 4.0 mencakupi penemuan berbagai teknologi baru seperti automasi, Internet of Things (IoT), analisis dan big data, simulasi, integrasi sistem, penggunaan robotik dan cloud yang akan mewarnai kemajuan tekonologi komunikasi dan gaya hidup dunia modern. IoT khususnya sangat diperlukan dalam Industri 4.0. Jelas sekali, Industri 4.0 berkait erat dengan perubahan masa depan sektor perindustrian atau manufaktur. Sektor ini dijuluki sebagai 'Fourth Industrial Revolution' dengan visinya menjadikan mesin pengeluaran tersebut mempunyai kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang (sistem yang diguna di pabrik) mengatur dan mencari alternatif terbaik sepanjang masa proses pengeluaran produk. Ini merujuk kepada smart industri, smart mesin, smart material dan smart produk yang dapat berkomunikasi antara satu sama lain. Pada masa datang, akan didapatkan setiap bahagian/komponen yang terlibat dengan pengontrolan sebuah pengeluaran produk di pabrik, akan diawasi sepenuhnya oleh komputer dan boleh berinteraksi sesama sendiri dengan penglibatan manusia yang minimum. Memahami realiti masa depan IoT dalam Industri 4.0 tersebut, adalah penting untuk kita merancang bagaimana harus berperanan dalam menghadapi tantangan yang diramalkan.

SNTIKI-10 2018

Topik Makalah dan Poster

Semua makalah yang dikirimkan hendaknya sesuai dengan topik-topik pada SNTIKI yaitu Teknologi Informasi dan Komputer, Teknik Industri, Teknik Elektro dan Matematika..

Internet of Things

Ambient intelligence, Embedded systems, Ubiquitous Computing, Wireless Sensor Networks.

Teknologi Informasi

E-Commerce, E-Governance, E-Business, E-Learning, Supply Chain Management.

Ilmu Komputer

Kecerdasan Buatan, Data Mining, Pengolahan Citra, Deep Learning, Decision Support System.

Perangkat Lunak & Jaringan

Enterprise System, Mobile Application, Network Security, Wireless Communication, Multimedia, .

Teknik Industri

Distribute Control System, Production Planning and Inventory Control, Ergonomic and Work Study.

Manufaktur

Product Design and Development, Manufacturing Facility Design, Entrepreneurship.

Teknik Elektro

Telecommunication Network, Power Analysis, Sustainable Energy, CAD/CAM/CIM, Resource Development.

Matematika Terapan

Mathematics Modelling, Statistics Modelling, Optimisations, Biostatistics, Computational Mathematics and Statistics.

Makalah
Penulis
Perguruan Tinggi
Prosiding

Registrasi dan Konfirmasi Pembayaran

Paling lambat 5 November 2018

Waktu Registrasi Terbatas!